Trenggalek, Ribuan siswa dan tenaga pendidik SMKN 2 Trenggalek mengikuti kegiatan Fun Run yang digelar pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya kebugaran bagi generasi muda.
Sejak pagi, peserta memadati area sekolah sebelum memulai lari bersama di rute yang telah ditentukan panitia. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Kepala SMKN 2 Trenggalek, Masrur Hanafi, mengatakan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan faktor penting yang mendukung produktivitas seseorang, terutama bagi pelajar yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Menurutnya, kebugaran tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pribadi, tetapi juga berpengaruh terhadap kemampuan belajar, konsentrasi, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Anak-anak yang memiliki kondisi fisik yang baik akan lebih siap menjalani proses belajar dan bekerja secara optimal. Karena itu, menjaga kebugaran perlu menjadi kebiasaan yang ditanamkan sejak usia sekolah,” ujarnya.
Masrur menjelaskan, SMKN 2 Trenggalek selama ini telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung pembentukan karakter disiplin dan kebugaran peserta didik. Salah satunya melalui pelatihan fisik dan kedisiplinan yang melibatkan unsur TNI pada awal tahun ajaran.
Selain itu, sekolah juga melaksanakan latihan kebugaran secara berkala setiap semester sebagai bagian dari pembinaan kesehatan siswa.
Ia menambahkan, Fun Run 2026 menjadi salah satu sarana untuk mengajak seluruh warga sekolah menerapkan pola hidup aktif dan sehat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan mampu mendorong lahirnya kebiasaan berolahraga secara rutin di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Harapannya, kegiatan ini dapat membentuk kesadaran bahwa kesehatan adalah aset penting. Dengan tubuh yang sehat, siswa akan lebih siap mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya. (Len)














