Radio Online


 

BeritaNasional

Satlantas Polres Jembrana Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Parade Budaya, Pengendara Diminta Patuhi Petugas

×

Satlantas Polres Jembrana Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Parade Budaya, Pengendara Diminta Patuhi Petugas

Sebarkan artikel ini

JEMBRANA — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Parade Budaya pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute kegiatan. Jalan Ngurah Rai dan Jalan Gatot Subroto ditutup selama pelaksanaan parade.

Sementara itu, arus kendaraan Denpasar–Gilimanuk maupun sebaliknya tetap diarahkan melalui jalur utama Jalan Jenderal Sudirman. Penutupan juga diberlakukan di Simpang Batuagung yang mengarah ke Jalan Ngurah Rai, dengan pengecualian bagi sepeda motor dan masyarakat setempat.

Satlantas Polres Jembrana mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri menerobos pengalihan arus. Pengendara diminta mengikuti arahan serta petunjuk petugas di lapangan demi mencegah kepadatan dan menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Untuk mendukung kelancaran Parade Budaya, sejumlah kantong parkir telah disiapkan, yakni:
1. Parkir VIP Pasar Bahagia;
2. Jalan Pahlawan;
3. Jalan Ngurah Rai sisi selatan;
4. Sebelah timur Pasar Ijogading;
5. Jalan Hasanuddin sisi timur;
6. Depan Jagat Nata.

Pengaturan arus lalu lintas dan parkir tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan kegiatan, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dan pengguna jalan tetap dapat berlangsung dengan tertib.

Kegiatan pengamanan rute dan parkir dilaksanakan atas seizin Kapolres Jembrana AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K. dengan Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta, S.H. sebagai penanggung jawab kegiatan pengamanan rute dan parkir.

Satlantas Polres Jembrana menegaskan, kelancaran Parade Budaya merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau merencanakan perjalanan, menghindari ruas yang ditutup, serta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *