Radio Online


 

BeritaJawa timurTrenggalek

Perkuat SDM Berakhlak Mulia, Musda VI LDII Trenggalek Menuju Indonesia Emas 2045

×

Perkuat SDM Berakhlak Mulia, Musda VI LDII Trenggalek Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD LDII Trenggalek masa bakti 2020–2025, Suhariyanto, saat berpidato.

Trenggalek, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Trenggalek menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Bawarasa, Kabupaten Trenggalek, Rabu (28/01/2026).

Musda kali ini mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius yang Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia untuk Mewujudkan Trenggalek Kota Atraktif Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ketua DPD LDII Trenggalek masa bakti 2020–2025, Suhariyanto, menyampaikan bahwa Musda VI menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama lima tahun terakhir sekaligus menentukan arah kebijakan LDII ke depan.

“Hari ini adalah hari terakhir kami mengemban amanah periode 2020–2025. Agenda utama Musda adalah menyusun program kerja lima tahun ke depan serta melakukan pergantian pengurus,” ujar Suhariyanto.

Ia menambahkan, dalam bursa pemilihan Ketua DPD LDII Trenggalek periode berikutnya, muncul dua kandidat kuat, yakni Sobirin dan Koko Triyanto.

Suhariyanto berharap, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa LDII semakin solid serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, khususnya dalam mendukung visi Trenggalek sebagai Kota Atraktif.

“Harapan kami ke depan, sinergi dengan Pemkab Trenggalek semakin kuat. Program-program LDII harus bisa beririsan langsung dengan upaya pemerintah dalam membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menekankan pentingnya Musda sebagai forum strategis organisasi.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian dalam sebuah musyawarah organisasi.

“Musyawarah daerah memiliki tiga pilar penting, yakni laporan pertanggungjawaban pengurus, pemilihan nakhoda baru, dan penyusunan program kerja yang konkret serta realistis,” jelas Sunyoto.

Ia berharap hasil Musda VI LDII Trenggalek mampu melahirkan kepengurusan yang solid, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial serta pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *