Banyuwangi|Masyarakat warga dusun Krajan, Desa Gladag resah dengan adanya aktivitas produksi pabrik beton oleh PT.KBN yang berlokasi di Jalan Sri tanjung, Dusun Krajan, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi,
Hal tersebut menuai keluhan dari warga sekitar. Asap hitam pekat yang dihasilkan pabrik beton kerap terbawa angin hingga masuk ke kawasan permukiman dan lembaga pendidikan di depan lokasi pabrik.
Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan kepada Ketua LSM GERAM (Gerakan Rakyat Marjinal) Dani Tri Wahyudi langsung turun kelokasi untuk melakukan investigasi di lingkungan sekitar pabrik, terkait dampak polusi asap tebal dari cerobong pembakaran pengolahan aspal.
Warga,mengatakan jika beberapa tahun yang lalu juga telah dilakukan musyawarah antara pihak pabrik dan warga sekitar bersama Pemerintah Desa setempat. Namun, hasil pertemuan itu tidak memberikan dampak positif yang nyata.
Warga yang tidak mau disebut namanya juga berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas terkait, segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan ini secara serius. Mereka menuntut adanya pengawasan ketat serta solusi konkrit agar aktivitas industri tidak mengorbankan kesehatan warga.
Ketua LSM GERAM yang sempat turun melakukan investigasi kepada warga terdampak mengaku prihatin atas kondisi tersebut
“Musyawarah sudah pernah dilakukan, tetapi keluhan warga kembali muncul. Ini menandakan persoalan belum diselesaikan secara tuntas,” ujar Dani Tri Wahyudi (21/1/2026).
Dani berjanji akan menindak lanjuti permasalahan tersebut serta akan melakukan komunikasi kepada Dinas terkait, termasuk proses perijinan pendirian pabrik apakah sudah sesuai prosedur,”Ucap ketua LSM GERAM














