Banyuwangi|Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi melaksanakan berbagai kegiatan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Satlantas Polresta Banyuwangi melakukan sejumlah langkah seperti koordinasi dengan polres penyangga, sosialisasi pembatasan operasional angkutan barang, penyediaan buffer zone, serta pengecekan dan penindakan terhadap kendaraan angkutan barang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran Satlantas Polresta Banyuwangi sesuai arahan Kasat Lantas AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P.
Upaya tersebut dilakukan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dimulai pada 13 Maret 2026 hingga saat ini.
Kegiatan difokuskan di wilayah Kabupaten Banyuwangi, khususnya pada jalur menuju Pelabuhan Ketapang yang menjadi titik penting arus kendaraan barang.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah pelanggaran seperti kelebihan muatan dan ketidaklengkapan dokumen kendaraan, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik.
Satlantas Polresta Banyuwangi berkoordinasi dengan Polres Situbondo, Polres Jember, dan Polres Jembrana untuk meningkatkan pengawasan kendaraan sumbu tiga yang menuju Pelabuhan Ketapang. Selain itu, petugas membagikan brosur terkait pembatasan operasional angkutan barang kepada polres penyangga dan para pengusaha truk.
Sebagai langkah pengaturan arus kendaraan, Satlantas juga menyiapkan 16 buffer zone untuk menampung sementara kendaraan angkutan barang sumbu tiga ke atas sebelum melanjutkan perjalanan. Petugas turut melakukan pengecekan muatan dan kelengkapan dokumen kendaraan yang akan memasuki kawasan Pelabuhan Ketapang.
Hingga saat ini, kondisi arus lalu lintas di Kabupaten Banyuwangi sejak dimulainya Operasi Ketupat Semeru pada 13 Maret 2026 hingga 15 Maret 2026 terpantau lancar dan terkendali tanpa adanya perlambatan maupun kepadatan arus lalu lintas. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya mudik yang aman dan nyaman dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”














