Trenggalek, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar tasyakuran atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula DPRD Trenggalek, Jumat (14/11/2025), sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada para tokoh bangsa yang telah berjasa besar bagi negeri.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, Ketua Fraksi PKB DPRD Trenggalek, Sukarodin, menyampaikan bahwa momentum penganugerahan gelar pahlawan setiap tahun bukan hanya seremoni kenegaraan, tetapi sekaligus panggilan moral bagi generasi penerus untuk meneladani perjuangan para tokoh bangsa.
Ia menegaskan bahwa tahun ini terdapat beberapa tokoh besar yang dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, di antaranya Syaikhona Muhammad Kholil, ulama karismatik pendiri tradisi keilmuan pesantren; KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden ke-4 RI dan tokoh pluralisme; serta Marsinah, aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan keadilan sosial.
“Namun yang paling penting adalah kita mendoakan kepada mereka semua yang menjadi pahlawan bagi kita semua,” ujar Sukarodin dengan nada reflektif. Ia menambahkan, doa dan syukur merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas pengorbanan para pahlawan, seraya berharap nilai-nilai perjuangan mereka terus menginspirasi kebijakan publik dan pelayanan politik di tingkat daerah.
Acara tasyakuran tersebut diisi dengan pembacaan doa, refleksi perjuangan para pahlawan, serta diskusi ringan tentang kontribusi nilai-nilai kepahlawanan dalam memperkuat demokrasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Trenggalek.
Melalui kegiatan ini, Fraksi PKB menegaskan komitmennya untuk menjadikan nilai-nilai religius, kecendekiaan, dan kemanusiaan sebagai landasan perjuangan politik di DPRD, demi menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.














