Radio Online


 

BeritaBanyuwangiJawa timur

Pembangunan Saluran Irigasi Pakis Kecamatan Banyuwangi Terkesan Amburadul, Ketua Formasi Minta Dinas Pengairan Cek Kesesuaian Spesifikasi & RAB

×

Pembangunan Saluran Irigasi Pakis Kecamatan Banyuwangi Terkesan Amburadul, Ketua Formasi Minta Dinas Pengairan Cek Kesesuaian Spesifikasi & RAB

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI – Pembangunan saluran irigasi yang digagas Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi kini menuai sorotan tajam. Konstruksi yang terkesan dikerjakan secara asal-asalan dan diduga tidak mengikuti standar spesifikasi yang ditetapkan, memicu kecaman dari berbagai pihak.

Ketua Lembaga Formasi, H. Didik Budhiarto, S.H., menyampaikan kekecewaannya terkait pelaksanaan proyek tersebut kepada awak media. Menurutnya, pembangunan fasilitas publik semestinya dilakukan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar mengejar target penyelesaian tanpa memperhatikan kualitas.

“Jangan asal-asalan membangun fasilitas untuk masyarakat. Ini uang dari pajak rakyat yang digunakan untuk pembangunan, bukan uang pribadi,” tegas H. Didik, Selasa (29/9/2026).

H. Didik juga meminta pihak Dinas Pengairan Banyuwangi agar tidak hanya berdiam diri di ruangan ber-AC, melainkan turun langsung ke lokasi pekerjaan untuk memverifikasi kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan spesifikasi teknis serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.

“Kalau bisa, turun ke lapangan. Cek silang pembangunan irigasi tersebut, apakah sudah benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan RAB-nya,” ujarnya.

Ia menegaskan akan terus memantau progres pekerjaan tersebut hingga tuntas. Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan pola kualitas proyek pemerintah yang dinilainya kerap tidak memenuhi harapan masyarakat.

“Saya menduga, banyak proyek pemerintah itu tidak ada yang becus, hanya mementingkan perutnya sendiri. Banyak proyek hanya seumur jagung, sudah ambrol sebelum lama digunakan,” cetusnya.

H. Didik berharap peringatan ini menjadi bahan koreksi mendasar bagi pihak terkait agar lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran negara, sehingga hasil pembangunan benar-benar bermanfaat, tahan lama, dan tidak membuang uang rakyat sia-sia.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *