Radio Online


 

BeritaBudayaJawa timurTrenggalek

Menjaga Marwah Organisasi, Pratomo Hadi Resmi Mandatkan Damiran sebagai PLT Ketua Pamengku Adat Trenggalek

×

Menjaga Marwah Organisasi, Pratomo Hadi Resmi Mandatkan Damiran sebagai PLT Ketua Pamengku Adat Trenggalek

Sebarkan artikel ini
Pratomo hadi (kanan) dan Damiran saat serah terima penunjukan PLT Ketua di Sekretariat Pamengku Adat Trenggalek. foto : Lendra

Trenggalek, Pendiri sekaligus Pembina Yayasan Pamengku Adat Trenggalek, Pratomo Hadi, secara resmi menunjuk Damiran sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Pamengku Adat Trenggalek. Penunjukan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Sekretariat Pamengku Adat Trenggalek, Selasa (03/03/2026).

Dalam keterangannya, Pratomo Hadi menjelaskan bahwa keputusan itu diambil guna menjaga stabilitas organisasi serta memastikan keberlanjutan program kerja yang telah dirancang. Penunjukan PLT dilakukan setelah Ketua sebelumnya, Sunari, memberikan langsung pada Pembina tentang surat pengunduran diri secara tertulis pada 24 Februari 2026.

“Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik dan jangan sampai ada kekosongan pada struktural pucuk pimpinan. Perlu kami sampaikan, penunjukan PLT ini berdasarkan surat pengunduran diri secara tertulis dari Ketua yang lama,” ujar Pratomo Hadi.

Ia menambahkan, surat pengunduran diri tersebut diterima langsung olehnya. Selanjutnya, pada 3 Maret 2026 diterbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PLT Ketua yang berlaku hingga 3 Agustus 2026 atau selama enam bulan.

Sebelumnya, Damiran menjabat sebagai Wakil Ketua Pamengku Adat Trenggalek. Dengan pengalaman budaya yang dikantonginya, ia dinilai memahami struktur, dinamika internal organisasi serta pemahaman budaya yang kuat.

Pratomo Hadi yang akrab disapa Tomi menegaskan bahwa langkah ini merupakan mekanisme organisasi yang sah sesuai ketentuan yayasan. Ia juga menyampaikan rencana koordinasi lebih lanjut dengan Bupati dan Ketua DPRD Trenggalek terkait perkembangan organisasi.

Sementara itu, Damiran menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai PLT Ketua. Ia berkomitmen menjaga soliditas internal serta melanjutkan program pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Trenggalek.

“Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus kami adalah menjaga persatuan, memperkuat program kebudayaan, dan memastikan Pamengku Adat Trenggalek tetap hadir di tengah masyarakat,” kata Damiran.

Selain aktif di organisasi adat, Damiran diketahui sebagai pemilik kelompok ketoprak “Manggolo Budoyo” yang berbasis di Kecamatan Bendungan, Trenggalek. Ia menyatakan akan mendorong pengembangan salah satu seni ketoprak yang dinilai semakin jarang dipentaskan. (ld)

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *