Trenggalek, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., secara resmi melepas tim bola voli U-18 Kabupaten Trenggalek yang akan berlaga pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-18 Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Trenggalek, Senin (19/1/2026).
AKBP Ridwan Maliki yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Trenggalek mengatakan, Kejurprov ini menjadi ajang penting bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
“Hari ini kita berangkatkan tim bola voli yang mewakili Kabupaten Trenggalek di Kejurprov Voli U-18 Jawa Timur di Tulungagung. Total ada 26 atlet, terdiri dari 14 atlet putra dan 12 atlet putri, yang akan didampingi tim official dipimpin oleh Iptu Sujarwo,” ujarnya.
Prosesi pelepasan dihadiri jajaran pengurus PBVSI Kabupaten Trenggalek, para atlet, serta official yang akan mendampingi selama kejuaraan berlangsung di GOR Lembu Peteng, Kabupaten Tulungagung, pada 20–26 Januari 2026.
Kapolres Trenggalek berpesan agar para atlet bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga kekompakan tim sesuai dengan peran masing-masing di lapangan.
“Jaga kekompakan, tetap semangat dan jangan pernah menyerah. Ikuti setiap arahan pelatih agar permainan bisa maksimal,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kontingen sekaligus official tim, Iptu Sujarwo, menjelaskan bahwa Kejurprov Bola Voli U-18 merupakan ajang pembinaan untuk menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat yang diproyeksikan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Sebelumnya kami melakukan seleksi dari sejumlah atlet yang dinilai memiliki kualitas. Setelah itu disaring kembali hingga terbentuk tim terbaik untuk mewakili Kabupaten Trenggalek,” jelasnya.
Untuk mematangkan persiapan, PBVSI Kabupaten Trenggalek juga menggelar training center (TC) selama hampir satu bulan penuh. TC tersebut difokuskan pada peningkatan fisik, mental, kemampuan teknik individu, serta kerja sama tim.
Menurutnya, persiapan matang diperlukan mengingat lawan yang akan dihadapi berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur yang memiliki kualitas serta pengalaman bertanding yang tidak kalah baik.
“Target kami tidak muluk-muluk. Yang terpenting para atlet mendapatkan tambahan jam terbang dan pengalaman bertanding. Syukur-syukur bisa membawa pulang medali. Mohon doa dan dukungan masyarakat Trenggalek,” pungkasnya.














