Radio Online


 

BeritaJawa timurTrenggalek

Ghanief, Budayawan Trenggalek Sebut Lembaga Adat Desa Segera dipercepat

×

Ghanief, Budayawan Trenggalek Sebut Lembaga Adat Desa Segera dipercepat

Sebarkan artikel ini
Ghanief Tanto Adiwijaya

Trenggalek, Organisasi budaya yang tergabung dalam DEKAT (Dewan Kebudayaan dan Adat Kabupaten Trenggalek) menggelar hearing dengan DPRD Trenggalek untuk membahas percepatan pembentukan Lembaga Adat Desa. Hearing tersebut berlangsung di Gedung DPRD Trenggalek, Jumat (19/12/2025).

Dalam forum tersebut, sejumlah budayawan menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan adat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan tata kelola desa. Salah satu budayawan Trenggalek, Ghanief Tanto Adiwijaya mengatakan bahwa percepatan pembentukan Lembaga Adat Desa perlu mendapat dukungan serius, terutama dari sisi anggaran.

Menurut Ghanief, pemerintah pusat sebenarnya telah menyiapkan skema pendanaan yang dapat dimanfaatkan oleh daerah. Ia menyebut adanya dana abadi kebudayaan dengan nilai yang cukup besar.

“Dana abadi pemerintah pusat itu ada dan sangat besar, sekitar Rp5 triliun yang bersumber dari Kementrian RI namanya Dana Indonesiana. Ini seharusnya bisa diakses jika pemerintah daerah dan desa siap secara kelembagaan dan administrasi,” ujarnya dalam hearing.

Ghanief menilai, tanpa kesiapan kelembagaan yang jelas, peluang untuk mengakses dukungan anggaran dari pusat akan sulit terealisasi. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah daerah bersama DPRD segera menyusun langkah konkret percepatan pembentukan Lembaga Adat Desa.

“Kami berharap Pemerintah bisa segera merealisasikan apa yang kami sampaikan,” tutupnya.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *