Radio Online


 

BeritaBanyuwangiJawa timur

Dinas Perikanan Banyuwangi Gercep Bersihkan Sungai Kalimati Muncar

×

Dinas Perikanan Banyuwangi Gercep Bersihkan Sungai Kalimati Muncar

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menunjukkan aksi gerak cepat (gercep) dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan. Dengan mengusung semangat _”Sungai bukan tempat sampah, sungai adalah nadi kehidupan kita!”_, jajaran Dinas Perikanan menggelar kerja bakti massal membersihkan Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi, *Suryono Bintang Samudra, S.P.,M.Si*, bersama seluruh staf bidang.

Aksi bersih sungai ini tidak berjalan sendiri. Sinergi apik terjalin antara Dinas Perikanan, Pemerintah Kecamatan Muncar, Pemerintah Desa Kedungrejo, kelompok nelayan, warga sekitar, serta para pengusaha pengolahan ikan di Muncar.

Pantauan di lapangan, puluhan orang tampak kompak bahu-membahu mengangkat tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik rumah tangga, kayu, dan enceng gondok yang menyumbat aliran sungai.

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, S.P.,M.Si, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat perintah pimpinan untuk percepatan penanganan kebersihan sungai.

“Menindaklanjuti surat perintah pimpinan, kami dengan gercep mengawali bersama-sama pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat untuk menggerakkan aksi sungai bersih selama empat hari ke depan,” kata Suryono di sela-sela kegiatan.

Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua unsur yang telah terlibat. Menurutnya, antusiasme warga dan pengusaha menjadi modal penting dalam menjaga ekosistem sungai.

“Kami sangat mengapresiasi kekompakan warga, nelayan, dan pengusaha perikanan. Ini bukti nyata bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Suryono menambahkan, keberadaan Sungai Kalimati memiliki peran vital bagi sektor perikanan di Muncar. Sungai tersebut bermuara langsung ke laut dan menjadi akses utama bagi aktivitas nelayan. Jika aliran tersumbat sampah, selain berpotensi menyebabkan banjir, juga akan mencemari kualitas air dan mengganggu hasil tangkapan nelayan.

Melalui aksi ini, Dinas Perikanan berharap dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Reporter biro Banyuwangi
Alvian hidayat

Penulis: AlvianEditor: Redaksi

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *