Radio Online


 

BanyuwangiBeritaJawa timur

Beberapa Titik Jalan di Kabupaten Banyuwangi Rusak Parah, Ketua Formasi: Pencitraan Boleh Harus Sesuai Realita 

×

Beberapa Titik Jalan di Kabupaten Banyuwangi Rusak Parah, Ketua Formasi: Pencitraan Boleh Harus Sesuai Realita 

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi|Sorotan tajam ketua Forum Masyarakat Demokrasi Indonesia (FORMASI) terhadap kondisi proyek infrastruktur fisik sejumlah jalan rusak di wilayah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Ia mendesak pemerintah agar benar-benar memantau kegiatan proyek infrastruktur fisik yang dinilai hanya sebuah ajang bisnis tahunan dan ajang pencitraan.

Namun, realita dilapangan amburadul salah satu contoh proyek pekerjaan jalan di Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, proyek pelebaran jalan sudah amburadul dan papan informasi kegiatan pun sudah raib serta jalan di Desa Patoman Kecamatan Blimbingsari dengan anggaran milyaran rupiah sampai detik ini jalan pun sudah amburadul, hal ini membuktikan kinerja pemerintah tidak becus,”Ucap ketua Formasi .

Jangan setiap tahun jalan itu lagi, itu lagi. Sudah tahu rusak, dilapis lagi, tapi konstruksinya tidak berubah. Ini pemborosan anggaran dan tidak menyelesaikan akar masalah

Saya meminta kepada pemerintah kabupaten Banyuwangi khusunya jangan bermain di anggaran proyek infrastruktur fisik, jelas proyek dikabupaten Banyuwangi yang menggunakan dana APBD umur teknisnya tidak pernah mencapai target,” tegasnya (1/4/2026).

Kita tidak bisa lagi menyalahkan cuaca. Curah hujan tinggi memang ada, tapi kan ini bukan hal baru. Kalau tahu hujan ekstrem akan terjadi di akhir tahun, ya seharusnya desain teknis dan antisipasi kerusakan sudah dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan

Kami meminta kepada pemerintah terkait, untuk segera audit menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur fisik dikabupaten Banyuwangi terutama jalan lima tahun terakhir guna mengungkap penyebab kerusakan.

Terkait proyek pembangunan jalan kami mendorong agar pembangunan jalan yang dilakukan pemerintah itu sekali bangun, dan kualitasnya bisa tahan lama. Ini soal efisiensi fiskal dan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *