Radio Online


 

BeritaJawa timurPolitikTrenggalek

Konsolidasi Organisasi, DPC PKB Trenggalek Inisiasi Langkah Strategis Menyongsong Pemilu 2029

×

Konsolidasi Organisasi, DPC PKB Trenggalek Inisiasi Langkah Strategis Menyongsong Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini

Trenggalek, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek secara resmi memulai suksesi kepengurusan periode 2026–2031. Momentum ini ditandai dengan agenda Kick Off kepengurusan yang diselenggarakan di kantor sekretariat partai, Jumat (10/7/2026), sebagai langkah awal pemantapan struktur organisasi pasca-Musyawarah Cabang (Muscab).

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, pengurus DPC, serta fraksi PKB di DPRD Trenggalek.

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, menegaskan bahwa fase ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi struktural yang dilakukan secara hierarkis, mulai dari tingkat pusat (DPP) hingga jajaran anak ranting.

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah

“Transformasi kepengurusan ini bukan sekadar pergantian figur, melainkan upaya penguatan tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi. Seluruh aset partai telah diserahterimakan guna menjamin kesinambungan pengelolaan yang transparan,” ujar Anik.

Dalam agenda tersebut, DPW PKB Jawa Timur juga melakukan verifikasi faktual terhadap kesiapan 14 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Hasil pendalaman menunjukkan bahwa seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat kecamatan hingga 158 ranting di tingkat desa/kelurahan, dinyatakan memenuhi kualifikasi dan dalam kondisi aktif.

Validasi ini menjadi fondasi bagi PKB Trenggalek dalam menatap agenda politik selanjutnya, yakni pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Anik menambahkan, keberhasilan strukturisasi ini mengonfirmasi bahwa PKB telah menuntaskan konsolidasi internal hingga ke basis akar rumput di tahun 2026.

Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini mengemban mandat strategis untuk memperkuat eksistensi partai sebagai salah satu basis utama PKB di Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antara peran partai di ranah eksekutif—mengingat posisi Wakil Bupati Trenggalek yang saat ini diemban oleh kader PKB—dengan komitmen menjaga basis massa.

“Fokus utama kami adalah penguatan relasi strategis dengan Nahdlatul Ulama (NU). Kami berupaya melakukan revitalisasi kepercayaan (re-engagement) agar sinergi ini menjadi kekuatan kolektif dalam memenangkan kontestasi Pemilu 2029,” papar Sukarodin.

 

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *