Radio Online


 

BanyuwangiBeritaJawa timur

Jalan Berlubang di Dusun Pancoran Rogojampi di Timbun Tanah Urug, Ketua Formasi Ingatkan: Jalan Itu Banyak Dilintasi Oleh Dum Truk 

×

Jalan Berlubang di Dusun Pancoran Rogojampi di Timbun Tanah Urug, Ketua Formasi Ingatkan: Jalan Itu Banyak Dilintasi Oleh Dum Truk 

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi|Jalan di Dusun Pancoran Rogojampi Kabupaten Banyuwangi  yang dikeluhkan warga karena sudah rusak parah -berlubang dan air menggenang saat turun hujan akhirnya ditimbun tanah urug. Penimbunan itu hanya untuk menutup lubang dan genangan air.

Ketua lembaga Formasi H Didik merespon adanya perbaikan jalan di Dusun Pancoran Rogojampi,” Alhamdulillah jalan berlubang  sudah ada perbaikan walaupun tidak maksimal, seharusnya pemerintah mengambil tindakan yang akurat lah diperbaiki sebaik mungkin.

“Hambur tanah urug saja itu bukan solusi. Kalau bisa jalan itu di tambal sulam Pakek aspal atau, minimal disemen dulu kalo belum bisa diaspal, bukan hambur timbunan saja seperti begini,” ucap Ketua Formasi (23/12/2025)

Lanjutnya, hambur timbunan tanah urug seperti yang dilakukan sekarang, tidak menutup kemungkinan hasilnya jalan akan kembali berlubang dan tergenang air bila hujan.Apalagi jalan di Dusun Pancoran banyak dilintasi oleh angkutan besar seperti truk yang bermuatan melebihi kapasitas.

“Jelas ini solusi perbaikan hanya sementara saja, dimana anggaran pemerintah Banyuwangi untuk perbaikan jalan,”ujarnya

Meski jalan itu ditimbun tanah urug material lain tetap saja akan rusak lagi.

“Tetap akan rusak karena yang pertama ini memasuki musim hujan, apakah tidak menutup kemungkin tanah urug yang ditimbun ke jalan berlubang tidak di bawah air waktu hujan.

Menurutnya, solusi terbaik adalah membuat jalan ini benar-benar baik, bukan dengan tambal tutup seperti yang dilakukan selama ini.

“Buat sekali saja langsung baik, diaspal atau minimal dicor. Kalau ulang-ulang seperti yang sudah dilakukan sama saja buang-buang duit. Pemerintah kabupaten Banyuwangi harus prihatin jalan ini dilintasi oleh kendaraan yang muatannya tidak sesuai kapasitas. Kalau cuma di timbun begitu ya, jelas akan rusak kembali,”tambah H Didik Ketua Formasi.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *