Radio Online


 

BeritaJawa timurTrenggalek

Dari Gagasan ke Implementasi, Wakil Bupati Syah Nata Negara Dorong Etos Inovasi Layanan Publik

×

Dari Gagasan ke Implementasi, Wakil Bupati Syah Nata Negara Dorong Etos Inovasi Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Nata Negara

Trenggalek, Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Nata Negara mengatakan pentingnya perubahan budaya pelayanan publik melalui Trenggalek Innovation Festival (TIF) 2025. Ajang inovasi daerah ini tidak hanya menjadi etalase gagasan, tetapi juga instrumen untuk memastikan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

TIF 2025 yang digelar di Trenggalek beberapa waktu lalu diikuti oleh peserta lintas sektor, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum. Dari total 50 inovasi yang masuk, sebanyak 20 inovasi terpilih ditampilkan dalam festival tersebut.

Wakil Bupati Syah Nata Negara menyampaikan bahwa inovasi pelayanan publik harus diiringi dengan perubahan cara kerja dan pola pikir aparatur. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti pada penciptaan aplikasi atau program semata, tetapi harus diimplementasikan secara konsisten dan disosialisasikan secara luas.

“Tema TIF tahun ini menekankan pelayanan publik yang berdampak. Artinya, inovasi yang dibuat tidak boleh hanya menjadi pajangan atau artefak yang manfaatnya terbatas,” ujarnya kepada media.

Ia menekankan peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai penggerak utama dalam mengenalkan inovasi kepada masyarakat. Sosialisasi, kata dia, menjadi kunci agar layanan publik berbasis inovasi benar-benar digunakan oleh warga.

“Setiap OPD, minimal ASN, memiliki kewajiban untuk menyampaikan dan mengenalkan inovasi pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan secara lebih luas,” kata Mas Syah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Trenggalek juga meluncurkan TGX Portal dan TGX AI sebagai bagian dari upaya pembenahan sistem layanan digital. TGX Portal dirancang sebagai pintu masuk terpadu bagi layanan digital pemerintah daerah dengan sistem single sign on, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan cukup dengan satu akun.

“Hampir seluruh OPD memiliki aplikasi sendiri. Melalui TGX Portal, semua layanan itu kita integrasikan agar lebih mudah diakses masyarakat,” jelasnya.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *