BANYUWANGI, 20 September 2026 – Semangat pola hidup sehat dan kebersamaan komunitas jalan nordik di Kabupaten Banyuwangi terus menguat. Sebanyak 50 anggota Badan Pengurus Cabang (BPC) KOJANORKAB Banyuwangi dipastikan siap bertolak ke Candi Prambanan, Yogyakarta, untuk menyemarakkan ajang berskala nasional Jalan Nordik Akbar Indonesia (JNAI) 2026 pada Minggu, 27 September 2026 mendatang.
JNAI 2026 diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan terbesar bagi pegiat jalan nordik di tanah air. Ajang bergengsi ini diperkirakan bakal menyedot perhatian lebih dari 4.000 peserta yang berasal dari jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP), Badan Pengurus Daerah (BPD), hingga BPC Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) dari berbagai wilayah se-Indonesia.
Humas KJNI Banyuwangi, Alif HW, mengungkapkan bahwa partisipasi delegasi Banyuwangi bukan sekadar kehadiran dalam event olahraga, melainkan wujud nyata komitmen daerah dalam menggalakkan olahraga rekreatif yang inklusif dan menyehatkan.
”Kami telah menyiapkan 50 anggota yang bertolak dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Selain membawa nama baik Kabupaten Banyuwangi, kami ingin melebur bersama ribuan pegiat jalan nordik dari seluruh penjuru Nusantara di kawasan bersejarah Candi Prambanan,” ujar Alif HW, Minggu (20/9).
Menurut Alif, JNAI 2026 menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring komunitas, mempererat silaturahmi nasional, serta menggaungkan gaya hidup aktif di tengah masyarakat.
Menggandakan Manfaat Kesehatan Lewat Jalan Nordik
Jalan nordik (Nordic walking) merupakan aktivitas berjalan yang memanfaatkan dua tongkat khusus (poles) dengan teknik gerakan terukur. Berbeda dari berjalan biasa, olahraga ini mengaktifkan hingga 90% otot tubuh—termasuk tubuh bagian atas—sehingga membakar kalori lebih optimal tanpa memberikan beban berlebih pada persendian.
Selain menjaga koordinasi dan keseimbangan tubuh, jalan nordik dinilai sangat ramah bagi berbagai kelompok usia. Sisi sosialnya yang kuat menjadikan olahraga ini sarana efektif untuk berinteraksi, membangun persaudaraan, dan menciptakan kegembiraan bersama.
Melalui momentum JNAI 2026, BPC KOJANORKAB Banyuwangi mengusung misi “Banyuwangi Jenggirat Tangi” untuk menginspirasi masyarakat luas agar semakin gemar bergerak, sehat, dan bahagia.
”Dari Bumi Blambangan menuju Prambanan, langkah kaki para pejalan dari Banyuwangi akan menyatu dalam harmoni kebersamaan bersama ribuan peserta se-Indonesia. Langkah bersama, sehat bersama, menuju Prambanan,” pungkas Alif.
TENTANG BPC KOJANORKAB BANYUWANGI
BPC KOJANORKAB Banyuwangi adalah wadah bagi para pegiat dan pecinta olahraga jalan nordik di Kabupaten Banyuwangi yang bernaung di bawah jaringan Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI). Organisasi ini aktif mengedukasi, mengampanyekan, dan menyelenggarakan kegiatan jalan nordik rutin sebagai pilihan olahraga rekreatif yang menyehatkan fisik dan mental bagi seluruh lapisan masyarakat.














