BeritaJawa timurTrenggalek

Tiga Dai Kamtibmas dan Satu Dai Polri Asal Trenggalek Resmi Dikukuhkan Kapolda Jatim

×

Tiga Dai Kamtibmas dan Satu Dai Polri Asal Trenggalek Resmi Dikukuhkan Kapolda Jatim

Sebarkan artikel ini

TRENGGALEK – Tiga Dai Kamtibmas dan satu Dai Polri asal Kabupaten Trenggalek resmi dikukuhkan bersama ratusan dai dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Kamis (5/11).

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pengukuhan ini tidak sekadar menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergitas antara Polri dengan ulama dan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, keberadaan Dai Kamtibmas diharapkan mampu mengoptimalkan dakwah yang menyejukkan, moderat, dan toleran, sekaligus menjunjung tinggi nilai persatuan. Para dai juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi serta perekat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Dai Kamtibmas diharapkan mampu mengoptimalkan dakwah yang menyejukkan, moderat, toleran, menjunjung tinggi persatuan, serta menjadi jembatan komunikasi dan perekat persaudaraan,” ujarnya.

Selain menyampaikan pesan-pesan keagamaan, para Dai Kamtibmas juga diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menangkal radikalisme, intoleransi, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, hingga potensi konflik sosial yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Peran tersebut juga mencakup upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta berbagai persoalan sosial lainnya yang membutuhkan pendekatan persuasif dan edukatif.

Kapolres menambahkan, Dai Kamtibmas juga berpeluang memberikan kontribusi positif dalam pembinaan tahanan melalui ceramah dan pencerahan keagamaan secara berkala. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran diri, memperkuat nilai moral dan spiritual, serta mendorong mereka agar tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

“Daya cegah dan tangkal tidak hanya dilakukan lewat penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kualitas diri pada setiap individu dengan pendekatan agama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Trenggalek turut menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Trenggalek yang selama ini aktif mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, dukungan dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Ia menegaskan, Dai Kamtibmas memiliki posisi strategis dalam menyampaikan pesan-pesan moral secara tulus dan ikhlas, sekaligus membantu membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Adapun tiga Dai Kamtibmas asal Trenggalek yang dikukuhkan yakni K.H. Saiful Islam, DR. Afrizal El Adzim Syahputra, Lc., dan K.H. Anwar Fanani.

Sementara itu, untuk Dai Polri dipercayakan kepada Aiptu Dwi Bambang Irawan, S.H., yang juga menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Desa Tegaren, Kecamatan Tugu.

Keempatnya dinilai memiliki kualifikasi, kompetensi, serta wawasan keagamaan yang memadai. Selain itu, pengalaman dan jam terbang mereka di bidang keagamaan maupun dakwah menjadi modal penting dalam menjalankan peran sebagai mitra Polri di tengah masyarakat.

Ke depan, jumlah Dai Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek direncanakan akan terus ditambah agar jangkauan pembinaan dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas semakin luas.

“Ke depan akan kita tambah lagi agar bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, sehingga situasi kamtibmas Kabupaten Trenggalek yang kondusif dapat terwujud,” pungkasnya.

Penulis: LendraEditor: Redaksi

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *