BANYUWANGI – Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, menunjukkan kekompakan dengan mengenakan busana muslim bagi seluruh perangkat desa selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan pemerintahan desa.
Kepala Desa Purwodadi, Drs. Suyanto, menyampaikan bahwa penggunaan busana muslim bukan sekadar perubahan penampilan, melainkan juga momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap ajaran Islam serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Hari Santri Nasional merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat Hari Santri hendaknya tidak hanya kita peringati secara seremonial, tetapi juga kita wujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Nilai kesederhanaan, kedisiplinan, keikhlasan, dan semangat pengabdian para santri harus menjadi teladan dalam menjalankan tugas,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Suyanto berharap, melalui kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan semakin tumbuh di lingkungan Pemdes Purwodadi. Tidak hanya tercermin dari busana yang dikenakan, tetapi juga melalui akhlak, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain menumbuhkan suasana religius, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kekompakan seluruh perangkat desa dalam menjalankan roda pemerintahan.
Bagi Pemdes Purwodadi, semangat Hari Santri Nasional bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan, melainkan juga menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai keagamaan, meneladani akhlak mulia, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangun lingkungan pemerintahan desa yang religius, kompak, dan semakin berorientasi pada pelayanan masyarakat.














