Muara Enim — Pelaksanaan proyek strategis pembangunan flyover di wilayah Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, terus menyita perhatian publik. Adanya dugaan pencairan kompensasi secara sepihak hingga klaim informasi denah lahan yang berubah-ubah kini menjadi pintu masuk bagi pers untuk melakukan penelusuran lebih mendalam.
Kondisi informasi yang simpang siur di lapangan tersebut diakui telah berdampak langsung pada kondisi psikologis warga terdampak, yang merasa cemas dan dilanda ketidakpastian atas nasib tempat tinggal mereka.
Menanggapi gejolak sosial tersebut, Jurnalis Investigasi YH Pratama menyatakan komitmennya untuk hadir dan turut serta mengawal keterbukaan informasi publik serta menyuarakan aspirasi masyarakat terdampak bersama berbagai elemen yang peduli.
Dalam keterangannya, YH Pratama menegaskan bahwa isu pencairan sepihak yang sempat mencuat sebelumnya hanyalah awal dari rangkaian indikasi kejanggalan administrasi yang ada di Desa Ujan Mas Baru.
”Dugaan pencairan sepihak dan informasi peta yang berubah-ubah itu baru pintu masuk. Saat ini, kami telah mengantongi sejumlah dokumen dan temuan penting lainnya terkait dinamika pembebasan lahan di desa ini. Kehadiran kami di sini murni untuk turut serta mengawal, menyuarakan jeritan warga, dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat yang berjuang demi keadilan,” ujar YH Pratama kepada wartawan.
YH Pratama menambahkan, seluruh dokumen temuan awal yang telah dipegang oleh timnya akan dibuka dan diulas secara cermat serta bertahap pada edisi investigasi selanjutnya.
Sayangnya, hingga berita ini dirilis, Kepala Desa Ujan Mas Baru, masih memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi terkait evaluasi pelayanan publik serta kepastian administrasi bagi warga terdampak di wilayahnya.
Tim Redaksi bersama Jurnalis YH Pratama memastikan akan terus turut serta mengawal dan merilis rangkaian temuan investigasi lanjutan terkait pembebasan lahan di Desa Ujan Mas Baru ini secara berjilid-jilid pada edisi berikutnya.














