TRENGGALEK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Trenggalek. Titik api dilaporkan muncul di kawasan hutan petak 74–76, Dusun Ngegong, Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 WIB.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Karangan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perhutani, dan sejumlah unsur terkait segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas ke area hutan lainnya.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Karangan AKP Bambang Yulianto, S.Sos., mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melihat kepulan asap di kawasan Gunung Sawe.
“Ada warga yang melihat asap dan kebakaran di Gunung Sawe, masuk Dusun Ngegong, Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Karangan dan langsung kami koordinasikan dengan stakeholder terkait untuk penanganan,” ujar AKP Bambang.
Setibanya di lokasi, petugas gabungan melakukan pemadaman menggunakan peralatan sederhana. Karena medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam, petugas memanfaatkan ranting basah sebagai alat gebyok untuk memukul kobaran api sekaligus membuat sekat agar api tidak merembet ke area lain.
Vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, daun kering, dan ranting pohon. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras bersama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB,” tambahnya.
Kapolsek menjelaskan, musim kemarau yang disertai suhu udara tinggi menyebabkan kondisi hutan menjadi sangat kering sehingga lebih rentan terhadap kebakaran.
Untuk itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, maupun menyalakan api di kawasan hutan dan lahan terbuka.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran melalui layanan darurat Kepolisian di nomor 110, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah kebakaran meluas.














