Radio Online


 

BeritaJawa timurPemerintahanTrenggalek

Satpol PP Trenggalek Intensifkan Pendekatan Humanis: Edukasi PKL Jalan Soetran dan Siswa Bolos Sekolah

×

Satpol PP Trenggalek Intensifkan Pendekatan Humanis: Edukasi PKL Jalan Soetran dan Siswa Bolos Sekolah

Sebarkan artikel ini

 Trenggalek, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek mulai menggencarkan langkah persuasif dalam menjaga ketertiban umum. Langkah ini difokuskan pada penataan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Jalan Soetran serta pengawasan terhadap siswa sekolah yang kedapatan berada di warung saat jam belajar.

Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek, Purwo Edi Prawito, menegaskan bahwa tindakan represif bukanlah prioritas utama. Pihaknya memilih mengedepankan komunikasi dan edukasi agar masyarakat, khususnya para pedagang, dapat memahami aturan yang berlaku tanpa harus merasa terintimidasi.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Edukasi terhadap pedagang kaki lima yang berada di sepanjang Jalan Soetran perlu dilakukan agar mereka memahami batasan lokasi berjualan yang tidak mengganggu hak pengguna jalan maupun keindahan kota,” ujar Purwo Edi Prawito saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Selain isu penataan pedagang, Purwo juga menyoroti fenomena siswa yang berada di warung-warung pada jam efektif sekolah. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius demi menjaga kedisiplinan dan masa depan pelajar di Trenggalek.

“Selain pedagang, kami juga memberikan edukasi dan arahan kepada siswa-siswi yang kedapatan sedang berada di warung saat jam belajar berlangsung. Ini adalah langkah preventif kami untuk memastikan para siswa tetap berada di lingkungan sekolah dan fokus pada kegiatan pendidikan mereka,” tegasnya.

Purwo menambahkan bahwa kegiatan edukasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Harapannya, melalui pendekatan persuasif ini, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan daerah dapat meningkat dengan kesadaran sendiri, sehingga tercipta suasana Trenggalek yang lebih tertib, rapi, dan kondusif bagi semua kalangan.

 

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *