Radio Online


 

BeritaJawa timurTrenggalek

Novita Hardini : Perempuan Trenggalek Tampil sebagai Motor Perubahan Sosial dan Ekonomi

×

Novita Hardini : Perempuan Trenggalek Tampil sebagai Motor Perubahan Sosial dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Trenggalek, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek yang sekarang duduk di DPR RI, Novita Hardini suami Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menghadirkan berbagai terobosan dalam upaya pemberdayaan perempuan, keluarga, dan pelaku UMKM melalui rangkaian kegiatan TGX PKK Expo yang digelar di Kabupaten Trenggalek.

Novita Hardini mengatakan gerakan PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan keluarga. Menurutnya, program PKK yang dijalankan secara terstruktur dari Pokja I hingga Pokja IV mampu mendorong perempuan menjadi motor perubahan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan keluarga, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga politik.

“Melalui berbagai program strategis dari Pokja I hingga Pokja IV, PKK Trenggalek membuktikan bahwa perempuan mampu menjadi motor perubahan di bidang pendidikan keluarga, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga politik,” ujar Novita Hardini.

Di bidang ekonomi, Novita menyampaikan bahwa sebanyak 1.050 perempuan Trenggalek telah naik kelas menjadi wirausaha baru melalui pendampingan Uprintis Indonesia yang dilaksanakan di 14 kecamatan serta mencakup seluruh wilayah daerah pemilihan (dapil) VII Jawa Timur.

Sementara itu, Pokja II menghadirkan Lomba Vlog Promosi Produk UMKM dalam agenda TGX PKK Expo 2025. Kegiatan tersebut menjadi sarana branding dan pemasaran digital untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Adapun Pokja III menggelar Lomba Pangan Aman PIRT (PAMAN PIRT) yang menilai kelayakan izin edar dan kualitas pangan. Dari 28 peserta yang mengikuti lomba tersebut, terpilih 10 peserta terbaik. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi pelaku usaha agar memenuhi standar PIRT sehingga produk lokal Trenggalek semakin siap bersaing di pasar yang lebih luas.

“Lomba PAMAN PIRT ini menjadi dorongan bagi pelaku usaha agar patuh terhadap standar keamanan pangan dan meningkatkan daya saing produk,” jelas Novita Hardini yang juga merupakan legislator Fraksi PDI Perjuangan.

Pada Pokja IV, PKK Trenggalek menghadirkan program Pesantren Sehat yang bersifat pembinaan berkelanjutan. Program ini melibatkan 10 pondok pesantren melalui tahapan seleksi profil, presentasi daring, serta verifikasi lapangan. Lima pesantren terbaik akan memperoleh pendampingan intensif guna mendorong budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.

Selain sektor ekonomi dan kesehatan, Novita juga menyoroti capaian pemberdayaan perempuan di bidang politik. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Trenggalek telah melahirkan satu anggota DPR RI, satu anggota DPRD Provinsi, lima anggota DPRD Kabupaten, tiga kepala desa perempuan, 226 perangkat desa perempuan, 327 anggota BPD perempuan, serta 855 kader Sepeda Keren sebagai penggerak perempuan di tingkat desa.

“Capaian tersebut menjadi bukti bahwa perempuan Trenggalek tidak hanya berdaya, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan,” tegasnya.

Novita menambahkan, TGX PKK Expo merupakan inisiasi inovatif yang tidak hanya menampilkan lomba dan bazar, tetapi juga edukasi dan apresiasi terhadap kreativitas kader PKK dari seluruh desa di Trenggalek. Kegiatan ini juga mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui komitmen satu kader PKK membeli minimal satu produk UMKM.

Pelaksanaan TGX PKK Expo juga bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas, sebagai bentuk komitmen terhadap masyarakat inklusif. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Jambore PKK Kabupaten Trenggalek yang menjadi puncak acara sekaligus pengumuman pemenang Lomba Dasi Emas dan Kader Pelopor Dinas Kesehatan.

Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran bazar UMKM dan produk unggulan, bazar potensi wisata desa, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Adapun jenis lomba yang digelar antara lain Lomba Jingle TGX, Tertib Administrasi PKK, Vlog PAAREDI, Vlog UMKM, Pangan Aman PIRT, dan Pesantren Sehat.

“TGX PKK Expo adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Perempuan Trenggalek harus kuat, mandiri, kreatif, dan mampu memberi dampak nyata bagi keluarga dan daerah,” pungkas Novita Hardini.

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *