BANYUWANGI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Desa Sumberbaru, Kecamatan Singonjuruh, digelar pada 29 November 2026. Agenda utama kegiatan ini adalah penyusunan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2028.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sumberbaru Eko Wahyudi, Camat Singonjuruh, serta Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi Gerindra, Suwito.
Musrenbangdes kali ini mengusung tema _Pemantapan Daya Saing SDM dan Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi dan Pariwisata Berkelanjutan_.
Dalam forum tersebut, Suwito menyoroti dua isu krusial yang menjadi kebutuhan mendesak warga, yakni infrastruktur jalan dan pendidikan.
*Terkait Infrastruktur, Suwito mendorong paving 15 cm.*
Menurutnya, desa harus memprioritaskan kualitas daripada kuantitas. Pembangunan jalan lingkungan (gang) yang belum mendesak diminta untuk ditunda, dan tidak sekadar mengulang metode yang terbukti tidak tahan lama.
“Jangan hanya terima tentang masalah ini, aspal di aspal lagi. Tapi lihat edukasinya, jalan ini sudah aspal kalau memang aspal selalu setiap dikerjakan tiga bulan rusak, sering jebol,” ujar Suwito.
Ia mendorong penggunaan paving dengan ketebalan 15 cm yang dinilai jauh lebih kuat, tahan lama, dan mudah dalam perawatan dibandingkan aspal yang cepat rusak, terutama saat musim hujan.
*Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian.*
Suwito menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci daya saing desa ke depan, sejalan dengan tema Musrenbangdes tahun ini.
Melalui Musrenbangdes ini, diharapkan RKPDes 2027 yang ditetapkan benar-benar menjawab kebutuhan prioritas masyarakat Desa Sumberbaru dan selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Banyuwangi.
Reporter biro Banyuwangi
Alvian hidayat














