BANYUWANGI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, menampilkan sejumlah program unggulan dalam Lomba Evaluasi 10 Program PKK tingkat Kabupaten Banyuwangi, Kamis (15/10/2026). Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan masyarakat, serta penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, Kelompok Kerja (Pokja) II menjadi salah satu fokus yang ditonjolkan melalui program Gelari Pelangi atau Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi.
Ketua TP PKK Desa Tegalharjo, Meilia Wulandari, menjelaskan bahwa Pokja II memiliki peran strategis dalam mendorong keluarga agar semakin berdaya, baik dari sisi pendidikan maupun kemandirian ekonomi.
Menurutnya, Gelari Pelangi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, dan kegiatan ekonomi produktif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga.
“Melalui program Gelari Pelangi, kami berharap keluarga di Desa Tegalharjo semakin berdaya, baik dalam bidang pendidikan maupun ekonomi. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan memanfaatkan program PKK sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Meilia.
Sementara itu, Sekretaris TP PKK Desa Tegalharjo, Yuni Susiani, menegaskan bahwa keberhasilan program Pokja II tidak hanya ditentukan oleh kegiatan yang dijalankan, tetapi juga didukung tata kelola administrasi yang tertib, lengkap, dan sesuai ketentuan.
Administrasi yang baik menjadi fondasi penting untuk mendokumentasikan kegiatan, memudahkan pencarian data, serta memastikan setiap program berjalan secara terarah dan terukur.
“Administrasi yang tertib sangat penting karena menjadi dasar dalam mendokumentasikan setiap kegiatan. Dengan data yang lengkap dan mudah diakses, pelaksanaan program dapat lebih terencana, terukur, dan profesional,” jelas Yuni.
Menurutnya, pembenahan administrasi juga menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk mengetahui sejauh mana program telah dilaksanakan sekaligus menentukan langkah perbaikan ke depan.
Tak hanya berfokus pada pendidikan dan administrasi, TP PKK Desa Tegalharjo juga terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembinaan usaha rumahan serta penyediaan wadah pemasaran berupa Toko PKK.
Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar mampu meningkatkan kualitas produk, mengembangkan usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Berbagai produk rumahan, mulai dari keripik, makanan olahan, hingga kerajinan tangan, diharapkan dapat memperoleh ruang pemasaran yang lebih luas melalui toko fisik maupun pemasaran digital.
Yuni mengatakan, keberadaan Toko PKK diharapkan menjadi solusi bagi pelaku usaha rumahan yang masih menghadapi keterbatasan akses pemasaran.
“Kami ingin memberikan ruang bagi ibu-ibu yang memiliki usaha kuliner maupun kerajinan rumahan agar produknya bisa lebih dikenal masyarakat. Bagi yang masih mengalami kendala pemasaran, kami berharap Toko PKK dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu mengembangkan usaha mereka,” terangnya.
Melalui upaya tersebut, TP PKK Desa Tegalharjo ingin memastikan bahwa potensi ekonomi masyarakat, terutama usaha yang dikelola perempuan, dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan keluarga.
Selain pengembangan UMKM, TP PKK Desa Tegalharjo juga berupaya mengoptimalkan program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.
Program ini diarahkan untuk mendorong kegiatan usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Penguatan akses permodalan yang aman dan bertanggung jawab juga menjadi perhatian, dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Melalui UP2K, keluarga diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha sesuai potensi yang dimiliki, sekaligus membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Meilia Wulandari bersama jajaran TP PKK Desa Tegalharjo berharap, berbagai program yang dikembangkan tidak sekadar menjadi materi penilaian dalam perlombaan, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Partisipasi dalam Lomba Evaluasi 10 Program PKK tingkat Kabupaten Banyuwangi menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, memperkuat inovasi, serta meningkatkan kualitas pemberdayaan keluarga.
Dengan mengoptimalkan Gelari Pelangi, tertib administrasi, pembinaan UMKM, Toko PKK, dan UP2K, TP PKK Desa Tegalharjo berkomitmen memperkuat peran keluarga sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong keluarga yang lebih mandiri, meningkatkan peluang usaha bagi perempuan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, secara berkelanjutan.














