Radio Online


 

BekasiBerita

Warga Telaga Harapan RW 11 Terdampak Penggusuran Underpass Metland Diterima PLT Bupati di Kantor Bupati

×

Warga Telaga Harapan RW 11 Terdampak Penggusuran Underpass Metland Diterima PLT Bupati di Kantor Bupati

Sebarkan artikel ini

Bekasi, – Nasional today, Warga Telaga Harapan, khususnya yang terdampak penggusuran pembangunan underpass Metland–Telaga Harapan, yang tergabung dalam RW 11 menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Warga dari sekitar 18 rumah bersama pengurus RW berkesempatan diterima PLT Bupati Dr. Asep Surya Atmaja di kantor Bupati, pada hari Senin, 7 September 2026 pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Taryat Hidayat, fasilitator yang menjembatani pertemuan antara warga terdampak dan pihak terkait, pembangunan underpass dinilai memiliki dampak positif dari berbagai sisi. Menurutnya, keberadaan underpass akan menjadi solusi untuk meningkatkan kemudahan akses antara kawasan Telaga Harapan dan Metland, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pembangunan underpass ini sangat baik untuk semua sisi, baik ekonomi maupun kemudahan akses antara Telaga Harapan dan Metland,” ujar Taryat Hidayat.

Warga terdampak underpass pada 4 September 2026. bersama RW berbondong-bondong menyampaikan aspirasi kekantor Bupati.

Selanjutnya, warga dan perwakilan RW pada Senin, 7 September 2026 kembali mendatangi kantor PLT Bupati untuk mendapatkan kejelasan serta mendukung kelanjutan proses pembangunan underpass,dan diterima Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, warga serta pengurus RW menyatakan bahwa mereka menerima dan bersedia digusur oleh pihak Metland.

Dijelaskan bahwa di Telaga Harapan tidak terdapat penolakan terhadap pembangunan underpass. Warga menyebut apabila ada pihak yang menyatakan keberatan, hal itu dinilai sebagai tindakan oknum yang menginginkan situasi tidak kondusif, serta lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Menurut  salah satu warga terdampak, warga pada prinsipnya tidak menolak underpass selama pihak Metland memperhatikan sarana dan prasarana lingkungan sekitar.

“Kami tidak keberatan adanya underpass asal pihak Metland memperhatikan sarana dan prasarana lingkungan sekitar. Kami bersedia digusur asal harga disepakati bersama saling menguntungkan kedua belah pihak. Tidak ada yang menolak,” ujarnya.

Tim yang memperjuangkan pihak warga terdampak terus mengupayakan agar pemerintah segera mengeluarkan izin pembangunan underpass. Warga juga berharap segera ada pertemuan lanjutan antara pihak warga dan management Metland, agar proses dapat berjalan lebih transparan dan menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan.

Dalam pertemuan di kantor Bupati, PLT Bupati Dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa pemerintah mendukung pembangunan underpass. Ia juga menjelaskan bahwa proses perizinan pembangunan underpass sedang berjalan.

“Pemerintah mendukung pembangunan underpass dan sedang dalam proses perizinan,” ucap PLT Bupati.

Selain itu, PLT Bupati juga menyampaikan bahwa underpass Metland–Telaga Harapan dipastikan akan terwujud, sebagaimana pernyataannya:

“Underpass Metland–Telaga Harapan JADI, ujarnya.”

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *